Sabtu, Juli 28, 2012
lumayan banyak jamaah yang biasa beritikaf di sini untuk persiapan itikaf bisa di bawa perlengkapan sholat better sih pakai sendal jepitan ajah, trus pake aja baju yang nyaman pantas dan rapih nggak usah rweboooh apalagi yang berhijab kalo saya pribadi sih mening pake jilbab langsung model jilbab syria kalo bahasa emak emaknya bergoo aja...., biasanya sih kalo itikaf gitu kita baca alquran tidur sholat malem berjamaah sumpah kalo lagi baca doa pas witir kayaknya bawaan mao meweekkk aja.... trus salah satu doa sayah pas itikaf niyy yaa jodooh.... hehehe.... ngebet banget mao dapet jodoh yang sholeh pengertian sayang baik hati nggak sombong bisa jadi imam yang baik bisa bahagiaan dunia akhirat daah...
jrengjeeeeeeeng saudara saudara malam ke 25 ramadhan saya di anterin cowo itikaf sayang nya dia nganter doang sebut saja namanya bije,,,,
dan alhamdulillah pas mlm ke 29 bije ikutan itikaf di temenin sama temen temen nya sebut aja
(dendi n alek ).... hiks aku di tempat cewe sendiri putri.... where ar yuhhh..... perasaan sih flat flat seneeeng..... teteup yaahhh doaku....... bahagia dunia akhirat sehat , kesehatan n kebahagiaan buat ortu, n yang khusyuk beener mahh jodoh tapi kok yooo kelintas dia siihhhh eaaa tepok jidat malu malu meoongg........hehehehehehehe..............................
Rabu, April 04, 2012
Rahasia Dagang Cina
"Rahasia Bisnis Orang Cina" tulisan Ann Wan Seng.
KERJA KERAS ibarat kata keramat yang mendorong pedagang Cina berhasil dalam bisnisnya...
"Jika dahulu bapaknya berjualan air di pinggir jalan, anaknya akan membuka restoran dan barangkali cucunya akan mendirikan pabrik yang memproduksi air dalam kemasan."
Orang Cina cenderung memilih berdagang karena bidang ini tidak dibatasi oleh ruang, waktu dan tempat. Selain bebas, kegiatan perdagangan juga menyediakan ruang yang luas bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuannya.
Perdagangan orang Cina tidak banyak formalitas dan birokrasi. Mereka berusaha menjadikan kegiatan dagang ini semudah mungkin.
"Jika kita sama rajinnya dengan orang-orang di Barat, kita tidak akan dapat menyaingi mereka," kata Kim Woo Choong.
Jika ingin lebih berhasil dari orang lain, kita tidak punya pilihan, kecuali bekerja dengan lebih keras dan rajin.
Persepsi orang Cina pada perdagangan adalah positif. Dunia dagang adalah dunia yang menjanjikan kesenangan, kemewahan, dan kebahagiaan.
Pedagang yang jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuatnya bangkit kembali.
Berdagang dapat dijadikan sebagai hobi, tetapi bukan untuk mengisi waktu luang.
Keuntungan yang diperoleh tidak dibelanjakan. Keuntungan tersebut digunakan untuk menambah modal kerja dan melakukan investasi.
Uang digunakan untuk menghasilkan uang.
Pedagang Cina membolehkan terjadinya tawar-menawar. Meskipun proses ini memakan waktu dan mengurangi keuntungan, hal ini dapat menggembirakan hati pelanggan.
Pantang mengeluh di hadapan pelanggan, apalagi menunjukkan emosi negatif.
Bersikap terbuka dan berlapang dada apabila menghadapi situasi sulit, dan tetap fokus mencari jalan keluar.
Sekedar pintar berdagang tidak memberikan hasil yang maksimal. Harus didukung dengan sikap agresif, proaktif, berani, tahan banting, semangat tinggi, dan rela berjuang untuk merebut segala peluang yang ada.
Orang Cina rela bangun dini hari dan terus bekerja sampai malam hari.
Apabila orang Cina mengatakan akan berdagang mereka biasanya tidak akan berpikir panjang untuk menindaklanjuti. Pengalaman dan kemahiran tidak penting karena hal itu dapat dipelajari kemudian.
Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangatnya. Sebaliknya akan membuatnya semakin gigih. Kegagalan kedua dijadikannya pelajaran. Kegagalan ketiga menjadikannya lebih bijak. Kegagalan berikutnya menguji kesabaran dan ketabahannya.
Apabila melibatkan diri dalam kegiatan perdagangan, kita harus menetapkan tujuan atau target untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.
Budaya dagang orang Cina mengutamakan kecepatan dalam bertindak, hal ini penting seperti "siapa cepat dia dapat" .
Orang Cina mengijinkan pelanggan membuat pilihan sendiri, memberikan pelayanan yang baik, diskon atau kemudahan kredit.
Dunia perdagangan penuh dengan persaingan keras dengan berbagai macam cara. Oleh karena itu pedagang harus mempersiapkan dirinya dengan seni 'bela diri' perdagangan untuk menghadapi serangan dalam bentuk apapun dan kemungkinan yang akan datang.
Seni berdagang memerlukan kecermatan dan ketelitian, tidak cukup jika kita mempelajari teori saja. Berdagang perlu praktik dan menuntut seseorang senantiasa fleksibel.
Seni berdagang orang Cina mengutamakan prinsip 'win-win'.
Pedagang harus memiliki daya tahan, mental, dan jiwa yang kuat.
Tanpa mengalamin kerugian, keuntungan tidak mungkin datang.
Sebagian dari keuntungan disimpan untuk mengembangkan kegiatan perdagangan dan menghadapi kemungkinan apapun yang di luar dugaan. Sebagian lagi digunakan untuk modal kerja.
Kerugian jangka pendek merupakan jalan yang dilalui untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.
Pedagang Cina mempunyai kode etik. Menjatuhkan perdagangan orang lain adalah perbuatan yang terkutuk.
Bagi masyarakat Cina, pedagang dilarang mengganggu dan menjelek-jelekkan kegiatan perdagangan orang lain. Persaingan dibenarkan menurut nilai moral dan pertimbangan kemanusiaan. Pedagang yang tidak mematuhi etika ini akan terkena sangsi. Perbuatan menjatuhkan perdagangan orang lain dianggap sebagai tindakan yang menyalahi aturan. Sekali namanya sudah rusak, selamanya orang tidak akan mempercayainya lagi.
Meskipun kasih sayang dan sikap patuh tidak dapat dinilai dengan uang, kekayaan akan dapat memberikan kebahagiaan dan meningkatkan status sosial keluarga dalam masyarakat.
Beberapa faktor yang memotivasi keberhasilan orang Cina adalah kemiskinan, perasaan kurang aman, kemampuan bertahan hidup di tempat orang, tidak ada pilihan, dan ajaran falsafah yang didapat sejak kecil.
Dalam sistim sosial orang Cina, anak laki-laki adalah ahli waris keturunan. Salah satu cara menunjukkan penghormatan kepada kedua orangtua dan mengangkat martabat keluarga adalah dengan menjadi kaya. Satu-satunya cara menjadi kaya adalah melalui kegiatan perdagangan.
Uang tidak pernah jadi penghalang. Asal ada kemauan, pasti ada jalan. Jika belum ketemu jalan, buatlah jalan.
Petuah untuk berhasil dalam bidang perdagangan adalah dengan menjadi pedagang yang jujur, terpercaya, dan memudahkan urusan.
Untuk menjadi pedagang yang berhasil, harus mampu meyakinkan pelanggan.
Pedagang Cina tidak takut dan tidak pelit untuk mengeluarkan sedikit biaya tambahan asal mereka dapat 'menangkap' dan memikat hati pelanggannya.
Kesabaran itu memang pahit, tapi buahnya sangat manis.
Jika ketekunan digabungkan dengan tekad yang kuat dan diperkuat dengan KESABARAN niscaya akan menjadi asset yang cukup berharga bagi siapa saja yang ingin melibatkan dirinya dalam perdagangan.
Kebanyakan usahawan Cina yang sukses bekerja sekurang-kurangnya 18 jam sehari.
Beberapa ciri yang menunjukkan seseorang itu memiliki bakat berdagang : mukanya bulat, enak dipandang, badan berisi, dahi cerah dan luas, serta begitu bergairah terhadap uang.
Emas yang tersembunyi hanya dapat ditemukan oleh seseorang yang gigih mencari dan menggalinya.
Orang Cina tidak mencari-cari alasan. Mereka berusaha menghilangkan alasan apa pun dan menjauhkan diri dari pendapat-pendapat negatif (yang tidak membantu mereka).
Pandai atau tidaknya seorang pedagang hanya dapat diketahui setelah dia berhasil mengatasi segala rintangan yang menghadang di dalam perdagangan yang beresiko tinggi.
Sekali melangkah, mereka akan terus melangkah. Tidak ada kata mundur.
Orang Cina percaya, nasib buruk dapat diubah. Sial dan malang dapat dibuang dan digantikan dengan nasib baik.
Masalah adalah batu loncatan, dan bukan penghalang sebuah keberhasilan.
Pedagang tidak harus cerdik dan memiliki otak yang cerdas. Yang diperlukan adalah KEBERANIAN menghadapi tantangan apa pun yang datang.
Kedinamisan dalam masyarakat Cina berkaitan erat dengan sikap mental orang Cina, fleksibel, mudah beradaptasi, menyesuaikan diri dengan perubahan iklim ekonomi dan perilaku pasar.
Pedagang Cina biasanya tutup buku pada setiap akhir tahun. Suatu perdagangan dikatakan berhasil jika pada akhir tahun itu mencatat keuntungan. Para pedagang Cina akan menyelesaikan utang tiga hari menjelang tahun baru.
Pedagang pamali, tidak boleh mengatakan sesuatu yang tidak baik ketika memulai babak baru perdagangannya.
Lokasi perdagangan yang dianggap baik adalah yang memiliki kemudahan memarkir kendaraan, angkutan umum, dan dekat dengan pusat administrasi pemerintahan.
Feng Shui adalah ilmu sains dan geografi yang digunakan orang Cina untuk mencari tempat membangun usaha perdagangan dan rumah kediaman.
Impian hanya tinggal impian jika pedagang terus bertahan di batas bawah dan tidak mau mengubah sikap mental dan tindakan.
Orang Cina mewujudkan impiannya dengan menyusun strategi untuk memperkecil risiko kerugian, memperbaiki kedudukan dan masa depannya.
Pedagang harus memiliki daya tahan dan semangat juang yang tinggi, tidak mudah takluk pada keadaan, tetapi berusaha membuat keadaan tunduk pada kehendak mereka.
Modal, bukan penentu utama untuk berhasil atau tidaknya perdagangan. Kadangkala modal yang sedikit diiringi dengan pengetahuan seluk beluk perdagangan yang mantap dapat membuat pedagang berhasil.
Mereka yang sudah memiliki tekad untuk berdagang tidak perlu membuang waktu membuat perencanaan yang rapi, memikirkan resiko, dan mempertimbangkan untung rugi. Yang diperlukan adalah tindakan nyata setelah memikirkan strategi dagang yang terbaik.
Perjalanan seribu batu dimulai dengan langkah pertama.
Keberhasilan orang Cina bukan disebabkan keahlian mereka dalam bidang perdagangan melainkan hasil kerja keras, kesungguhan, keberanian, keyakinan, perencanaan, keringat, air mata, dan pengorbanan yang turut melibatkan seluruh anggota keluarga.
Orang Cina rela menebalkan muka, menahan caci maki orang lain, dan hidup sederhana. Setiap sen yang diperolehnya digunakan dengan sangat hati-hati.
Jika ingin mencari rekan bisnis, carilah orang yang dapat dipercaya. Teman dekat belum tentu menjamin bahwa dia akan setia dan tidak akan mengkhianati temannya.
Agar keuntungan terus bertambah, sebagian keuntungan disumbangkan kepada yang membutuhkan, sebagian digunakan untuk investasi kembali.
Nb :tidak mengangungkan ras/suku tertentu
Kamis, Januari 20, 2011
dan ternyata cinta.......
Senin, Agustus 16, 2010
Kecerdasan Hati
KETULUSAN.
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kau sedang belajar
KEIKHLASAN.
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kau sedang belajar tentang
MEMAAFKAN.
Ketika kau harus lelah dan kecewa, maka saat itu kau sedang belajar tentang
KESUNGGUHAN.
Ketika kau merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kau sedang belajar tentang
KETANGGUHAN.
Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka
saat itu kau sedang belajar tentang KEMURAH HATI AN.
Ketika semua kemungkinan tidak masuk akal, maka saat itu kau belajar tentang
BERIMAN.
Tetap semangat ..!!:)
Tetap sabar ....
Tetap tersenyum ..
Terus belajar ....
Karena kau sedang menimba ilmu di universitas kehidupan..! Saat ini kamu berada
di tempatmu yang sekarang, bukan karena kebetulan ....
Dari milis tetangga
Minggu, Agustus 15, 2010
Jangan terlalu serius urusan jodoh
Beberapa tahun lalu, ketika saya sedang putus asa mencari pacar, maksudnya mencari isteri, saya membaca sebuah kisah tentang Abraham yang mengutus pembantunya pergi untuk mencarikan anaknya seorang isteri.
Pembantu Abraham pergi ke sebuah sumur, tempat wanita-wanita setempat biasa mengambil air setiap hari. Disana dia mulai berdoa. Dalam doanya dia meminta agar bertemu dengan seorang wanita yang mau memberi dia dan unta-untanya minum. Jika ada, maka pastilah ia wanita yang tepat.
Belum selesai doanya, datanglah Ribka, menawarkan air untuknya. Benar-benar wanita sempurna yang memenuhi kategori dalam doanya. Maka jadilah Ribka sebagai isteri Ishak, anak Abraham. Kisah itu membuat saya berpikir selama beberapa waktu, mungkin tidak ya, kisah itu terjadi dalam hidup saya.
Saya mulai tertawa sendiri. Aneh sekali kalau kisah itu diterapkan dalam kehidupan modern seperti sekarang. Itu artinya saya harus pergi dulu ke pedesaan, dimana terdapat sumur yang masih dipakai warga sebagai sumber air. Tunggu dulu, bukan harus saya sendiri yang pergi. Menurut kisah itu, saya harus punya seorang pembantu. Pembantu? Gaji sebulan untuk diri sendiri saja pas-pasan. Kembali saya tertawa lagi. Ah, sudahlah!
Malam itu saya pulang agak malam karena ada jadwal bermain tenis meja dengan beberapa rekan sekerja. Menuju pulang saya merasa sangat haus dan kemudian memutuskan untuk mampir ke dispenser kantor dekat pintu keluar, saat tiba-tiba seorang wanita mendahului saya dari belakang, membawa sebuah gelas.
Di benak saya hanya ada satu hal “Wah, keduluan deh! Buruan mbak, haus banget nih!” Tiba-tiba wanita itu menoleh dan berkata “Kamu mau minum juga? Saya bantu ambil yaa…” Kemudian dia mulai mengambilkan saya air…”.
Senyum dan kalimatnya seperti bom Hiroshima dan Nagasaki di telinga saya. Saya teringat tentang semua kisah Abraham yang saya baca. Di depan wanita itu saya bengong cukup lama. Terngiang semua doa-doa saya dalam mencari kekasih. Inikah wanita yang akan menjadi isteri saya? Kira-kira dia suka saya atau tidak, ya? Inikah ibu dari anak-anak saya nanti?
Seketika saya sadar dan berusaha kembali tenang, sambil tetap meyakinkan diri bahwa saya tidak bau badan dan nafas saya biasanya cukup segar. Aduh, saya bodoh sekali! Ini kan hanya pertemuan tidak sengaja selama beberapa detik, bisa-bisanya saya berpikir sejauh itu. Saya teguk air sebanyak mungkin dan menarik nafas panjang untuk menghilangkan tanda-tanda keanehan yang mungkin sejak tadi jelas terlihat olehnya.
Cerita diatas terjadi 25 tahun lalu. Diperlukan 2 tahun penuh bunga, permen, kue, film, puisi romantis dan sebuah cincin untuk akhirnya meminta “wanita dispenser” tadi untuk menikahi saya. Tuhan telah menolong Abraham dan saya dengan cara yang kurang lebih sama.
Jadi kalau anda seorang pria atau wanita yang sedang berjuang mencari isteri atau suami, berdoalah, dan jangan lupa minum hari ini!
Sumber :yuxie.wordpress.com
Life is a choice
Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.” Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.
Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.
http://www.gsn-soeki.com/wouw/
Selasa, Agustus 03, 2010
10 Kualitas Pribadi yang Disukai
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.
Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.
Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Minggu, Agustus 01, 2010
Bola
memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara.
Bola-bola tersebut bernama: Pekerjaan,Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit.
Kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara.
Kita akan segera mengerti bahwa ternyata "Pekerjaan" hanyalah sebuah bola
karet.
Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali. Tetapi empat
bola lainnya yaitu: Keluarga, Kesehatan, Teman, dan Spirit, terbuat dari
gelas.
Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka,
tertandai, tergores,rusak atau bahkan hancur berkeping-keping.
Dan ingatlah, mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus
memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya.
Bagaimana caranya?
1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain.
Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita special.
2. Jangan menganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah
padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana
tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.
3. Jangan biarkan hidup kita terpuruk di 'masa lampau'
atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup
untuk seluruh waktu hidupmu.
4. Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat
kita berikan. Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti
berusaha.
5. Janganlah takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna.
Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat
kita satu sama lain.
6. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita
untuk belajar bagaimana menjadi berani.
7. Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata "tidak
mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan
memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan
menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta
tetap tumbuh adalah dengan memberinya 'sayap'.
8. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah
kebutuhan untuk merasa dihargai.
9. Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta karun
yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani.
100 Petuah Bijak
1. Satu-satunya saat ketika hendaknya Anda tidak melakukan sesuatu adalah ketika Anda sedang marah.
2. Terkadang didalam hidup, seseorang harus bersedia mundur selangkah untuk mempersiapkan diri melangkah kedepan.
3. Motivasi terkuat adalah motivasi yang berlandasankan perasaan cinta atau kasih sayang.
4. Kesuksesan adalah hasil perpaduan kerja otak, kerja hati, dan kerja keras.
5. Teman terbaik dalam menemani perjalan hidup Anda adalah terutama diri Anda sendiri.
6. Kesuksesan Anda merupakan tanggung jawab Anda sendiri. Demikian pula kegagalan yang Anda Alami.
7. Teman sejati adalah mereka yang mendekati Anda ketika yang lain meninggalkan Anda.
8. Kita tiada lain adalah apa yang kita sendiri pikirkan, rasakan, dan lakukan.
9. Hadiah terbaik kepada seorang teman adalah kehangatan hati Anda.
10. Teman terbaik Anda adalah tempat untuk mendapatkan cermin diri yang terbaik.
11. Masalah menciptakan peluang bagi Anda untuk menjadi kreatif dan menjadi pemenang.
12. Saya mencari sahabat, tetapi tidak menemukan seorangpun.Saya menjadi sahabat, dan sahabat pun berada dimana-mana.
13. Terkadang tidak ada salahnya melakukan kesalahan, tetapi jangan hanya mengumpulkan kesalahan itu, lakukan perbaikan.
14. Waktu Anda adalah peluang Anda, waktu Anda adalah kehidupan Anda. Gunakan waktu Anda sebaik-baiknya untuk hal-hal yang bermanfaat.
15. Kemarin Saya mersa baik. Hari ini Saya hebat. Esok hari Saya akan merasa lebih baik lagi dan lebih hebat lagi.
16. Tidak akan ada langkah keseribu jika langkah pertama tidak dilakukan. Maka, melangkah, jangan tunda-tunda lagi.
17. Seorang pemenang itu ibarat rajawali yang mengepakan sayapnya terbang di angkasa menerjang segala rintangan.
18. Tanaman dirumah anada memerlukan kecerahan sinar mentari. Karyawan dikantor Anda memerlukan kecerahan wajah atasannya.
19. Hanya mereka yang berbuat lebih, yang pantas menerima lebih.
20. Dalam mencapai sasaran, pilihan berada ditangan Anda. Melangkah gamang karena ragu atau bergerak mantap karena yakin.
21. Sebagai pemimpin, kita hidup bagaikan dibawah mikroskop. Segala hal yang kita lakukan atau katakana, tidak terlepas dari pengamatan pengikut kita.
22. Guru ditemukan diruang kelas sekolah. Namun pastinya, guru terbaik adalah pengalam kita sendiri.
23. Begitu Anda berkata, “Tidak bisa”, Anda sudah setengah Kalah.
24. Untuk mendapatkan teman sejati, jadilah teman sejati.
25. Yang terpenting bukalah berapa lama kita bekerja, tetapi apa yang kita kerjakan disepanjang waktu yang lama itu.
26. Bukalah setiap hari baru dengan rasa syukur kepada Tuhan atas apa yang Dia berikan bagi Anda sekeluarga, dan kemudian tutuplah hari itu dengan doa Syukur.
27. Mungkin kita memang tidak sama. Namun, tujuan kita tentu saja sama : KESUKSESAN.
28. Untuk mencapai kesuksesan, ingatlah untuk bersedia berbuat lebih baik dari berapa Anda dibayar, alih-alih mengharapkan dibayar lebih dari apa yang Anda lakukan.
29. Sebelum Anda menjadi marah atas kelemahan seseorang, lakukan sepuluh hitungan, yaitu menghitung sepuluh kelemahan Anda sendiri.
30. Ketika seseorang berbuat salah, itu menunjukan ia telah melakukan sesuatu.Apabila tidak ada kesalahan, bisa jadi karena ia tidak berbuat apapun.
31. Seseorang yang memiliki banyak waktu untuk merasa khawatir adalah seseorang yang tidak memiliki waktu untuk menjadi sukses.
32. Bintang-bintang bersinar gemerlapan karena terdapat kegelapan disekelilingnya.
33. Potensi hanya akan berarti apabila diwujudkan.
34. Pada dasarnya ada dua sasaran didalam kehidupan.
Pertama, mencapai apa yang kita inginkan. kedua, menikmati apa yang telah kita capai.
35. Jika kita menemukan orang berhenti berusaha karena putus asa, itu berarti kita menemukan seseorang yang memutuskan untuk tidak berhasil.
36. Setiap orang tidak hanya pelu bangga akan kelebihan dirinya, tetapi bahkan harus bangga, meskipun hendaknya tetap bersikap rendah hati.
37. Kesahan terbesar yang orang sering lakukan adalah melakukan kesalahan.
38. Masalah terbesarnya adalah ketika Anda menemukan betapa Anda tidak memiliki masalah didalam kehidupan.
39. Kebiasaan membaca itu ibarat memberikan vitamin dan gizi kepada mental, sebagaiman kepada tubuh Anda.
40. Kehilangan uang bisa diatasi dengan bekerja.kehilangan kesehatan bisa diatasi dengan beristirahat. kehilangan pengetahuan bisa diatasi dengan belajar. tetapi, jika Anda kehilangan waktu Anda akan betul-betul kehilangan.
41. Jangan membuat rencana kecil, karena hal itu tidak ada artinya dalam membakar semangat Anda.
42. Bagaimana kita berprestasi sebagai individu akan menentukan bagaimana kita berprestasi sebagai bangsa.
43. Anda dua jenis orang didunia, yaitu para actor dan reactor. Kebanyakan orang adalah re-aktor, yang hanya berbuat untuk bereaksi atau menaggapi suatu peristiwa. Ia tidak berinisiatif.
44. Tuhan berilah saya kemampuan untuk menerima hal-hal yang tidak saya bisa ubah, keberanian untuk mengubah hal-hal yang mampu saya ubah, dan kebijaksanaan untuk mengenali perbedaannya.
45. Ketika Anda membatu orang lain agar berubah, berkembang, dan menemukan kemampuannya sendiri, Anda telah memberikan nilai tambah ke dalam kualitas kehidupannya.
46. Mereka yang mau bertanya adalah orang yang “Bodoh”, selama lima menit tersebut. Sedangkan mereka yang tidak mau bertanya adalah orang yang bodoh seumur hidup.
47. Seorang pemimpin harus bernada Optimistis ketika menghadapi suara yang pesimistis.
48. Percakapan adalah praktik dua orang yang bergantian berbicara.Sedikit sekali orang yang mau mendengarkan orang lain, karena biasanya ia sibuk memikirkan apa yang selanjutnya akan ia katakan
49. Hidup ini penuh resiko dan masalah. tetapi juga penuh kegembiraan, keberuntungan, dan sukacita.
50. Pemimpin akan dihargai apabila mereka terbuka terhadap gagasan, peka terhadap harga diri pengikutnya, dan bijaksana ketika mengambil keputusan.
51. Kegagalan harus menjadi guru kita, bukan penggali kubur kita. kegagalan menantang kita ketingkat prestasi yang baru, alih-alih menarik kita kedalam keputusaasaan.
52. Kadar ketabahan kita manentukan berapa lama kita bisa bertahan.
53. Beranikah Anda mengambil langkah pertama dan membuka diri untuk mengalami hal-hal yang tidak terduga ?
54. Harapkan yang terbaik, tetapi bersiaplah untuk yang terburuk.
55. Hadapi masalah yang sangat mendasar, dan buanglah jauh-jauh masalh sepele.
56. Peluang kesukseskan akan selalu meningkat seiring dengan semakin banyak upaya kita.
57. Kesuksesan diawali dengan mimpi, dipengaruhi oleh persepsi, dan diwujudkan oleh tindakan.
58. Semua masalah selalu atau sama sekali tidak, memiliki jalan keluar. bila ada, carilah sampai dapat . kalu tidak ada , tidak apa-apa.
59. Apa yang terjadi tidak begitu utama. yang lebih utama adalah bagaimana menerima dan mengolahnya.
60. Tidak ada yang mustahil jika Anda memusatkan segenap perhatian kepada kekuatan dan kemampuan Anda.
61. Hidup adalah sebuah karya yang Anda ciptakan sendiri
62. Gunakan perasaan khawatir untuk menolong diri Anda agar lebih kreatif.
63. Sebuah masalh akan menjadi masalah jika Anda membiarkanya demikian Anda dapat mengubah masalah menjadi sebuah kesempatan.
64. Sebuah tugas yang dikerjakan dengan baik akan meninggalkan kepuasan yang mendalam.
65. Kebahagian tidak datang begitu saja. tidak ada orang yang dikaruniai kebahagian. kita harus mencari kebahagian kita sendiri, melauli sikap berpikir kita dan kesediaan kita untuk bersyukur.
66. Kita mempunyai kelebihan masing-masing. Maka, jangan sekali-kali mengecilkan diri kita sendiri, karena orang lain dengan serta-merta akan mengecilkan kita.
67. Hindari berkumpul dengan orang-orang yang mengasihiani diri sendiri dan banyak mengeluh.
68. Untuk dapat berbahagia, kita harus terus-meOrang yang menerus memasukan kedalam diri kita, pemikiran positif mengenai perbuatan dan prestasi kita.
69. Orang yang pesimistis sering kali memikirkan hal-hal yang tidak enak, dan hal itu biasanya lalu benar-benar terjadi.
70. Jika kita yakin bahwa sebuah tujuan kelak dapat tercapai, akan timbul suatu kekuatan besar yang memdorong kita sampai tujuan itu terwujud.
71. Lebih penting dari memulai adalah kemana kita akan pergi.
72. Banyak orang senag mengenang kembali berbagi peristiwa pahit dan kegagalan. mereka tidak akan pernah bahagia.
73. Banyak orang ibarat pohon mangga didalam pot. Akar tunggang kepercayaan dirinya tertekuk dan tertekan oleh citra diri negative mereka sendiri.
74. Pola pikir positif itu seperti vitamin dan makanan kesehatan bagi mental dan jiwa. Pola pikir positif dapat membawa Anda melalui hari-hari yang buruk.
75. Pola piker negative sungguh menjadi racun bagi kita. tiap peluang untuk bahagia bisa dihancurkan oleh pola piker negative. Pola piker negative bisa membuat kita sakit baik badan maupun emosi.
76. Anda sendirilah yang menentukan sikap Anda, bukan bos, orangtua, atau siapapun. Anda lah penguasa dari jiwa dan pikiran Anda.
77. Kesempatan bukan semata sesuatu yang harus dicari, direbut, apalagi ditunggu. Kesempatan harus kita ciptakan. Masalah, bersediakah kita untuk berbuat sesuatu secara lebih.
78. Temukan seseorang yang tidak memiliki cita-cita, maka kita menemukan seseorang yang tidak mengetahui arah hidupnya.
79. Semua orang besar adalah penghayal. mereka melihat sesuatu dibalik kabut. Sebagian dari kita membiarkan khayalan besar mati, sebagaian lagi membinanya dan bergerak untuk memujudkannya. Termasuk yang manakah Anda.
80. Jadilah tidak puas untuk bertekad melakukan yang lebih baik, namun lebih baik, namun juga cukup puas untuk dapat mengucapkan syukur.
81. Sekali Anda telah Menentukan tujuan, tetaplah berpikir positif dan bergerak Aktif menuju ke sana.
82. Tidak ada seorang pemenangpun yang tidak pernah kalah. Tidak ada seorang periang pun yang tidak pernah kecewa. Jadi apabila kekecewaan itu datang, berpeganglah pada kedua keyakinan tersebut.
83. Tidak setiap hari dapat selalu menyenangkan dan penuh kesuksesan. Terkadang kita harus mengalami kesialan. tetapi,jika kita tetap bertahan, kita akan mengalami saat-saat berkemenangan.
84. Tetaplah berpijak ditempat ketika Anda akan berlari menghindar.Hitunglah sampai sepuluh ketika Anda kehabisan daya.
85. Kerja keras bukanlah kesenangan. kerja keras adalah kerja keras, namun kepuasan setelah membereskan tugas adalah sesuatu yang menyenangkan.
86. Kembangkan kendali diri. Jangan menjadi budak emosi. Mereka yang dapat mengusai disiplin diri adalah mereka yang berada dikalangan orang yang sukses.
87. Kesuksesan tidak selalu datang dengan berpegangan pada tangan yang kuat, melainkan dengan memainkan tangan yang lemah dengan baik.
88. Adalah suatu kebenaran yang aneh, bahwa pikiran negative menghasilakn “Kesialan”, dan pikiran positif menghasilkan “Keberuntungan”.
89. Jika kita bersedia menyelesaikan tugas tertentu atau mengatasi masalah sulit, berarti kita membangun otot-otot mental sehingga menjadi lebih kuat.
90. Kesuksesan tidak hanya bagi yang genius, Kebahagian bukan jaminan bagi yang pintar.Kekayaan tidak terjadi karena kebetulan. Kerja keras, perencanaan adalah unsure-unsur yang diperlukan.
91. Tuhan tidak pernah menempatkan kita ditempat yang terlalu kecil bagi Kita untuk tumbuh. Kita sendirilah yang membatasi diri. Siapa pun Anda, Apa pun Anda, lakukan pekerjaan Anda dengan kemampuan terbaik Anda.
92. Kemalasan adalah suatu rintangan. Kita sering tidak mau melakukan sesuatu dan berkata,”kenapa mesti repot-repot?”
93. Kesempatan bertebaran dimana-mana, tetapi hanya mereka yang siap lah yang bisa mengenali dan menggunakannya secara efektif.
94. Kesempatan hanya ada pada saat ini. Hari kemarin sudah berlalu.
95. Untuk meraih Sukses, diperlukan kemauan untuk mencoba-coba, berekperimen pada sesuatu yang baru. Coba dan gagal, coba dan gagal...coba dan berhasil....
96. Mulailah dengan menggunakan kata “BISA” ketika Anda menghadapi suatu pekerjaan.”TIDAK BISA “ adalah kata lain dari “tidak mencoba”
97. THINK and THANK. Berpikir dan berterima kasih. sempatkan diri sejenak untuk memikirkan segala hal yang ada pada diri Anda dan membuat Anda senang, lalu berterima kasihlah kepada TUHAN atas semua itu.
98. Hanya ada 1 dari 1.000 Orang yang Mampu mengembangkan seluruh potensinya untuk hal baik. Kebanyakan hanya menyia-nyiakan diri menjadi penonton saja. Bagaimana dengan Anda?
99. Kita tidak bisa menghindari tanggung jawab hari esok dengan mengelak tanggung jawab hari ini.
100. Orang yang sukses adalah orang yang hidup diantara berbagai kesalahan, dan menerima pujian.
oleh PT. GRAMEDIA ASRI MEDIA
Penantian Sang Ayah
Benar saja, di salah satu tikungan, ada sebuah mobil lain melaju kencang tak terkendali. Ternyata pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si ayah selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah. Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya, karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan.
Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam saja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam anaknya. Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena ternyata tempat 'hangat' tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yang terbakar hebat.
Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa liontin yang tajam itu sudah berkarat. Namun apa daya si anak tidak dapat mendengar, hanya dapat merasakan. Ia hanya bisa berharap anaknya sepenuhnya percaya kalau papanya hanya melakukan yang terbaik untuk anaknya.
Saat-saat paling bahagia si ayah adalah saat dia mendengar anaknya mengutarakan perasaannya, isi hatinya. Saat anaknya mendiamkan dia, dia merasa tersiksa, namun ia senantiasa berada disamping anaknya, setia menjaganya. Dia hanya bisa berdo'a dan berharap, kalau suatu saat Allah dapat memberi mujizat. Setiap hari jam 4 pagi, dia bangun untuk mendo'akan kesembuhan anaknya. Setiap hari.
Beberapa tahun berlalu. Di suatu pagi yang cerah, sayup-sayup bunyi kicauan burung membangunkan si anak. Ternyata pendengarannya pulih! Anak itu berteriak kegirangan, sampai mengejutkan si ayah yang tertidur di sampingnya. Kemudian disusul oleh pengelihatannya. Ternyata Allah telah mengabulkan do'a sang ayah. Melihat rambut ayahnya yang telah memutih dan tangan sang ayah yang telah mengeras penuh luka, si anak memeluk erat sang ayah, sambil berkata. "Ayah, terima kasih ya, selama ini engkau telah setia menjagaku."
Sahabatku, terkadang seperti Anak itulah tingkah kita. Terkadang kita Buta dan Tuli, tidak mau sedikit pun mendengar dan melihat sekeliling kita. Tapi Allah sebagai AYAH YANG BAIK dan SETIA pada Kita. Dia selalu dengan Sabar Menuntun dan Menolong Kita.
Belajar
BELAJAR KESABARAN
Kalau hendak belajar ilmu kesabaran, maka kita hendaknya belajar pada BUMI yang kita injak setiap harinya ini.
Bayangkan, bumi ini tidak pernah mengeluh meskipun diijak – injak ratusan juta manusia. Bumi juga tidak pernah tersinggung meskipun diludahi, dikencingi bahkan menjadi tempat buangan kotoran manusia. Ia akan dengan sabar menerima semuanya. Kesabaran apa lagi yang bisa mengalahkan bumi ciptaan GUSTI ALLAH itu? Tapi kalau manusia berbuat semena – mena terhadap bumi, maka Sang PENCIPTA akan marah dan bumi bakal menggulung dan menimbulkan malapetaka bagi manusia itu sendiri.
Contohnya, tanah longsor dan lainnya.
BELAJAR KESETIAAN
Jika hendak belajar ilmu kesetiaan, tidak ada salahnya kita belajar pada matahari. Belajar dalam hal ini bukan berarti menyembah matahari. Tidak! Tetapi kita cukup melihat, merasakan dan mencontoh kesetiaan matahari yang juga ciptaan GUSTI ALLAH. Matahari adalah tempat belajar ilmu kesetiaan karena ia dengan setia senantiasa hadir dari Timur dan terbenam di Barat setiap hari.
Matahari tidak pernah ingkar janji untuk tidak terbit.
Ada orang yang guyon dengan mengatakan, lha kalau mendung bagaimana?
Meski mendung, matahari tetap bersinar meski tertutup mendung.
Bukankah ia terus setia?
BELAJAR KEPASRAHAN / NERIMO (IKHLAS)
Jika anda ingin belajar ilmu kepasrahan dan nerimo (ikhlas), maka tidak ada salahnya belajar pada laut. Laut yang diciptakan GUSTI ALLAH adalah tempat mengalirnya beribu – ribu sungai di dunia ini. Kotoran apapun yang dilemparkan manusia lewat sungai, pasti akan mengalir ke laut. Dan laut akan pasrah menerima barang – barang buangan itu. Ia tidak pernah mengeluh sedikitpun.
Laut juga akan ikhlas menerima semua air, kotoran atau benda – benda apapun yang mengalir lewat sungai. Keikhlasan yang ditujukkan oleh laut adalah keikhlasan “Lillahi Ta’ala” (semua karena ALLAH).
BELAJAR ILMU DARI TUMBUHAN
Kita juga harus belajar dari tumbuhan. Apa alasannya?
Alasannya jelas, karena tumbuhan sejak dari bibit ia hidup, ia cenderung diam. Tapi tahu – tahu lama kelamaan tumbuhan itu menjadi besar dan memberi manfaat bagi si penanamnya. Bayangkan, sebuah tumbuhan saja tahu cara menghargai dan berterimakasih pada orang yang merawatnya.
Sedangkan kita manusia ini yang disebut mahluk mulia oleh GUSTI ALLAH, malah tidak bisa menghargai dan berterimakasih pada GUSTI ALLAH yang telah merawat kita.
Apa layak kita disebut sebagai Rahmatan Lil-Alamin (manusia yang menjadi rahmat bagi semesta)?
Sabtu, Januari 23, 2010
Dan bibit yang pertama inipun tumbuh, makin menjulang.
Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.”
Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan memakannya segera.
***
Teman, memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.
Sahabat, tiap pilihan selalu ada resiko yang mengiringinya. Namun jangan sampai ketakutan, keraguan dan kebimbangan, menghentikan langkah kita.
ps. “Bukalah setiap pintu kesempatan yang datang mengetuk, sebab, siapa tahu, pintu itu tak mengetuk dua kali.” (Hilman, Lupus I)
.jpg)